Bacaan Niat Sholata Sunnah Istkharah Serta Do'anya

Bacaan Niat Sholata Sunnah Istkharah Serta Do'anya - Sholat merupakan salah satu kewajiban bagi unat islam yang mana Alloh telah memerintahkan kepada seluruh umat muslim di muka bumi.Sesungguhnya kita umat manusia adalah makhluk yang lemah dan sangat butuh pada pertolongan Allaah dalam setiap urusan, satu hal yang mesti diyakini bahwa manusia tidak mengetahui perkara yang ghoib, selain dari pertolongan Allaah, Manusia tidak mengetahui manakah yang baik dan buruk pada kejadian pada masa akan datang kecuali setelah mendapat petunjuk dari Allaah. Oleh karena itu, di antara hikmah Allah Ta’ala kepada hamba-Nya, Dia mensyariatkan do’a supaya seorang hamba dapat memohon pada Rabbnya untuk dihilangkan kesulitan dan diperolehnya kebaikan.

Seorang muslim memiliki pengetahuan dan tidak ada keraguan sedikit pun tentang Al Quran dan perintah - perintah Allaah serta meyakini bahwa yang mengatur segala urusan adalah Allaah Ta’ala. Dialah yang menakdirkan dan menentukan segala sesuatu sesuai yang dia kehendaki pada hamba-Nya.

Shalat Istikharah adalah sholat sunnah yang biasa dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah bagi mereka yang sedang berada di antara beberapa pilihan dan merasa ragu untuk memilih atau saat akan memutuskan sesuatu hal. permasalahan dalam hal ini tidak dibatasi, seseorang dapat sholat istikharah untuk menentukan dimana ia kuliah, siapa atau jalan mana yang lebih cocok bagi seseorang dan atau jika menyangkut pekerjaan maka perusahaan mana yang lebih baik dipilih. Setelah shalat istikharah dilaksanakan maka dengan izin Allah pelaku akan diberi kemantapan hati dalam hal memilih apa yang terbaik bagi dirinya.


Pada dasarnya shalat istikharah bisa dilaksanakan kapan saja, akan tetapi lebih dianjurkan pada waktu sepertiga malam yang terakhir. Niat yang dibaca pada shalat ini, sebagaimana juga sholat sunnah yang lain cukup diucapkan didalam hati, adapun jika dengan lisan maka cukuplah terdengar oleh diri sendiri saja, yang terpenting adalah dengan disertai niat hanya semata karena Allah Ta'ala dan memohon semata - mata kepada Allaah Subhanahu Wata'ala dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho-Nya.

Sholat istikharah boleh dan atau bisa dikerjakan dengan paling sedikit 2 rakaat atau hingga dua belas rakaat dengan sekali salam pada tiap tiap 2 raka'at.

Bacaan Niat Sholta Istkharah


أُصَلِّي سُنَّةَ اْلإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْن لِلَّهِ تَعَال

 "Usholli sunnatan istikharati ra’ataini lillahita'ala."
 Arti dari niat ini adalah aku berniat menunaikan sholat istikharah dua rakaat karena Allah Ta’la.

 Setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, membaca Surah Al-A'laa (1 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, baca 1 Surah Al Qadr (1 kali), dan atau jika mengerjakan lebih dari 2 raka'at setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, baca ayat Al-Kursi (7 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, baca Surah Al-Ikhlas (11 kali). dan surah - surah pendek yang lain.
Setelah salam dilanjutkan dengan berdzikir dengan memohon kepada Allah dengan memperbanyak bacaan Asma'ul husna diantaraya (Ya Shamad , Ya Qadir , Ya Latifu , Ya Khabir, Ya 'Aliyyu, Ya Adzim , Ya Syami'u Ya Bashir) kemudian dilanjutkan dengan bacaan do'a shalat istikharah denga memohon petunjuk dan mengutarakan masalah yang dihadapi.

Bacaan Do'a Istkharah

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ. فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَخَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَشَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْلِى الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ
" Allahumma inni astaghiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka, wa asaluka min fadhlikal ‘adhiim fainnaka taqiru wala aqdiru, wa na’lamu wa la a’lamu, wa anta ‘alamul ‘udzub, allahumma ingkungta ta’lamu annahadhal amra (sebutkan sesuatu yang membimbangkan hati) wayusamma khajatahu (ucapkan apa yang menjadi keinginan dalam melaksanakan sholat istikharah) fauqdurhu liwayasirhu tsuma barik lifih, wa ingkunta ta’lam ana hadzal amri syarun li fi dini wama ‘asyi wa akibati amri faisrifhu ‘ani wa ishrifni nahu wa uqdurli alkhaira haitsu kanna tsuma ardhini bih. "

Artinya :Ya Tuhan hamba memohon pada Engkau pilihkanlah mana yang baik bagi hamba menurut Engkau, hamba mohon kepada Engkau berikanlah kepastian dengan ketentuan Allah dan hamba mohon kemurahan dari Allah yang besar dan agung karena hanya Allah yang berkuasa sedangkan hamba tidak tahu menahu, hanya Allah yang mengetahui semua yang tersembunyi. Ya Tuhan, jika Allah tahu mengenai persoalan (sebutkan persoalan yang sedang dialami) baik untuk hamba dan baik juga akibat yang ditimbulkannya maka berikanlah perkara ini pada hamba dan mudahkanlah semuanya untuk hamba, berikanlah keberkahan pada hamba, penghidupan hamba. Jika hal ini tidak baik untuk hamba maka jauhkanlah dari hamba, jauhkanlah hamba dari semua hal yang berhubungan dengannya dan berilah hamba kerelaan atas anugerah yang diberikan-Mu.

Ada Sebuah hadits yang menerangkan tentang do'a setelah shalat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do'a tersebut dalam bahasa Indonesianya adalah sebagai berikut :

"Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagi dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan Ridhailah aku dengan kebaikan itu". (HR Al Bukhari)

Fadhilah dan atau manfaat serta kegunaan dari shalat istikharoh di samping untuk lebih mendekatkan diri lagi kepada Allaah Subhanahu Wata'ala sebagai keinginan taqarrub kepada-Nya, sholat sunnah Istikharah juga bermanfaat untuk membebaskan diri dari rasa keragu-raguan dan kebingungan dalam rangka menentukan sebuah pilihan yang paling baik dan paling bagus, baik menurut pandangan hukum agama maupun agar tidak kecewa atau menyesal di kemudian hari setelah menentukan pilihan, terhadap sesuatu yang dipilih.

Shalat istikharah juga sebagai wujud ketidakmampuan seorang hamba dalam mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi dalam hidup terutama yang berkenaan dengan permasalahan dalam rangka menetukan sesuatu yang lebih dari satu pilihan, hendaknyalah semuanya kita kembalikan kepada Allaah Subhanahu Wata'ala dengan artian memohon dan merendahkan diri kepada-Nya, karena hanya Dialah yang Maha Mengetahui , Maha Memberi Pertolongan dan Raja Segala Raja yang paling patut untuk diminta.

Mungkin mengenai tentang Niat Sholat Sunnah Istkharah Dan do,anya dicukupkan sekian, semoga bermanfaat Amiin. dan baca juga artikel tentang sholat Tahajud lengkap dengan do,anya

Bacaan Doa Selamat Dunia Akhirat lengkap Dan Artinya

Bacaan Doa Selamat Dunia Akhirat lengkap Dan Artinya - Kita sebagai hamba Alloh SWT yang mana dalam melakukan kehidupan didunia ini hanya sesaat, serta bakal ada kehidupan yang abadi kekal, yaitu kehidupan di akhirat.

Oleh karena itu, pada saat kita masihlah di beri peluang hidup didunia, jadi janganlah sungkan-sungkan selalu untuk memanjatkan doa pada Allah SWT, satu diantaranya yakni doa memohon kebaikan serta keselamatan didunia serta di akhirat.

Serta di bawah ini admin berniat menyatukanan doa-doa selamat dalam bhs arab serta tulisan latin komplit dengan terjemahannya. Silahkan Anda pelajarai serta hafalkan, lantaran doa ini begitu pas sekali serta nyaris setiap saat sebagian besar orang muslim memanjatkan doa selamat ini.


Tersebut disini bacaan doa selamat dunia akhirat dalam bhs arab, doa selamat dunia akhirat latin, komplit dengan artinya.

اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِى الدّيْنِ وَالدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ

ALLOOHUMMA INNAA NAS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYATA FIDDIINI WAD DUN-YA WAL AAKAHIROTI
 Artinya: Ya Allah, kami mohon ampunan kepadaMu dan limpahkanlah kesejahteraan agama dunia dan akhirat

Terkecuali do’a di atas ada pula do’a memohon keselamatan dalam beragama, kesegaran badan, ditambah-tambah pengetahuan, diberkahkan rizqi, dapat taubat sebelumnya mati


اَللهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ

ALLOOHUMMA INNAA NAS-ALUKA SALAAMATAN FID DIINI WA ‘AAFIYATAN FIL JASADI WA ZIYAADATAN FIL ‘ILMI WA BAROKATAN FIR RIZQI WA TAUBATAN QOBLAL MAUTI WA ROHMATAN ‘INDAL MAUTI WA MAGHFIROTAN BA’DAL MAUTI

Artinya :Ya Allah kami memohon kepadaMu keselamatan dalam agama, dan kesejahteraan/kesegaran pada tubuh dan penambahan ilmu, dan keberkahan rizqi, serta taubat sebelum mati dan rahmat di waktu mati, dan keampunan sesudah mati. 


اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِى سَكَرَاتِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ

ALLOOHUMMA HAWWIN ‘ALAINAA FII SAKARAATIL MAUTI WANNAJAATA MINAN NAARI WAL ‘AFWA ‘INDAL HISAABI
Artinya :Ya Allah, mudahkanlah kami saat pencabutan nyawa, selamat dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika amal diperhitungkan

رَبَّنَا لاَتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ

RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZ HADAITANAA WAHAB LANAA MIL LADUNKA RAHMA, INNAKA ANTAL WAHHAAB
Artinya :Ya Allah, janganlah Kau goyahkan hati kami setelah Kau beri petunjuk dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi

رَبَّنَا أَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANAA AATINAA FIDDUNNYAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.
Artinya : Ya Alloh, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan jagalah kami dari siksa api neraka.

Itulah Do'a selamat Dnia Akhirat Lengkap Artinya, yang mana sudah tertera didalam artikel kami, semoga ada manfaatny

Doa Sebelum Makan Lengkap Arab Dengan Artinya

Doa Sebelum Makan Lengkap Arab Dengan Artinya - Makanan yang halala menurut hukum Islam menjadi dua kelompok yaitu makanan yang halal yang ada di daratan dan makanan yang ada di air. ketentuan makan yang yang halal menurut hukum Islam adalah makan yang baik , suci, tidak merusak badan dan tidak najis. Alloh SWT berfirman di dalam Al Qur'an Surat Al-'Araf Ayat : 157

Yang artinya : " Dan Alloh menghalalkan bagi mereka segala yang baik , dan menghalalkan bagi mereka segala yang buruk-buruk:

1. Tentang Makan halal yang hidup di darat
    Makan yang hidup di darat banyak sekali jumlahnya, akan tetapi tidak dijelaskan semuanya,hanya sebagian kecil saja sebagai contoh agar kita dapat membedakan mana makanan yang halal dan mana makanan yang haram.


Adapun jenis makanan yang halal hidup di daratan antaralain sebagai berikut :
a. Bebagi makanan pokok  sepert padi,jagung,gandum dan sebagainya
b. Bebagi Jenis ubi-ubian ketela pohon,kentang dan sebagainya
c. Buah-buahan seperti mangga,anggur,apel,salak dan sebagainya
d. be erapa binatang yang hidup di darat seperti kambing, kerbau, ayam dan sebagainya. Alloh SWT berfirman :
Artinya : " Hai sekalian manusia,makanlah dari apa yang terdapat di bumi yang halal dan baik.: ( Qs. Al-baqarah : 168 )

2. Makan halal yang hidup di air
    Makan yang hidup di air, baik air tawar maupun air laut halal di makan seperti: ikan, belut, lele dan cumi. Binatang yang hidup di air ini hukumnya halal, baik di tangkap dalam keadaan hidup atau mati. Alloh SWT berfirman :
Artinya : " Dihalalkan bagimubinatang buruhan laut dan makan yang berasal dari laut sebagai makan yang lezat bagimu dan bagi orang-orang dalam perjalanan " ( Qs. Al Maidah :96)
Supaya lebih barkah untuk melaksanakan makan alangkah baiknya kita membaca do'a dulu, karena do'a merupakan suatu permohon pertolongang Alloh SWT. Berikut Do'a sebelum Makan yang benar.
Sekian artikel tentang Do'a sebelum makan dan tentang makan yang halal, semoga ada manfaatnya Amiin.

Khutbah Jum'at Untuk Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw

Khutbah Jum'at Untuk Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw - Maulid Nabi Muhammad SAW terkadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bhs Arab : مولد النبي‎, mawlid an-nabī), yaitu peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada tiap-tiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab bermakna hari lahir.

Perayaan Maulid Nabi adalah kebiasaan yang berkembang di orang-orang Islam jauh sesudah Nabi Muhammad SAW meninggal dunia. Dengan cara subtansi, peringatan ini yaitu ekspresi keceriaan serta penghormatan pada Nabi Muhammad Saw


Contoh teks Khutbah Jum'at Memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw

إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ

Hadirin ahli jum'at yang berbahagia
Di utusnya baginda nabi besar Muhammad SAW. jadikan rahmat untuk semua alam rahmatan lil. Khutbah jumat | Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw – Marupakan kajian kesempatan ini yang mana kami bakal mengulas sekitar mengenai Memperingati Maulid Nabi Muhammad saw Di bulan Rabi ‘ul Awwal ini, orang-orang kita punya kebiasaan memperingati hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Beragam acara diadakan untuk menyemarakkan. Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Bulan Rabiul awwal yaitu bulan yang mana dilahirkannya Nabi Muhammad SAW tepanya pada tanggal 12 Rabiul Awal. Khutbah mengenai Maulid Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Posted on Kajian Islam Khutbah Jumat Khutbah Beberapa pelakunya menyebutnya, ‘ ‘Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ‘ ‘.. Khutbah Jumat maulid nabi : Tiga Pelajaran dari Rosulullah SAW Sebagai Teladan Selama Saat.. Khutbah Jum ‘at Maulid Nabi : Meneladani Rasulullah Kita saat ini ada di dilahirkannya Nabi Muhammad SAW yang lalu diangkat jadi Nabi serta Rasul.

Hadirin Ahli Jum'at yang berbahagia
Kita sudah mengetahui sebenarnya Nabi Nabi Muhammad SAW yaitu adalah pemimpin umat islam sedunia, uswatun hasanah dalam kelakuannya dan adalah Sayyidul Mursalin sekian termasuk juga Sayyidul Arabiya. Bahkan juga Nabi Muhammad SAW yaitu sebagai contoh dalam mementingkan umatnya daripada mementingkan pribadinya sendiri. Tentang hal semacam ini lebih detilnya marilah kita cermati sabdanya, yang berarti :

“Tidak diberi nama orang muslim yang prima yang dalam kondisi kenyang walau demikian tetangganya alami kelaparan”

Serta sebagai contoh dalam kasih sayangnya pada anak-anak, orang yang lemah, serta demikian pula pada orang yang dalam kondisi sakit. Hal semacam ini sesuai sama sabdanya, yang berarti :

“Bahkan termasuk juga orang yang mempunyai belas kasih pada anak-anak serta tak memuliakan pada orang yang lebih tua”

Demikian pula Nabi Muhammad SAW ingin mendatangi pada orang Islam yang dalam kondisi lemah serta ingin menengok orang yang sakit serta mengantarkan jenasahnya. Demikian pula Nabi Muhammad SAW sebagai contoh dalam mengangkat derajatnya wanita sesuai sama sabdanya, yang berarti :

“Tidak ada orang yang memuliakan kaum hawa terkecuali orang yang mulia budi pekertinya. Tak ada orang yang menghormati kaum hawa terkecuali orang yang rendah budi pekertinya. ”

khutbah ke dua


اَلْحَمْدُلِلّهِ حَمْدًاكَثِيْرًاكَمَااَمَرَ. وَاَشْهَدُاَنْ لاَاِلهَ اِلاَّللهُ وَحْدَه لاَشَرِيْكَ لَهُ. اِرْغَامًالِمَنْ جَحَدَبِهِ وَكَفَرَ. وَاَشْهَدُاَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُاْلاِنْسِ وَالْبَشَرِ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ مَااتَّصَلَتْ عَيْنٌ بِنَظَرٍ وَاُذُنٌ بِخَبَرٍ
اَمَّا بَعْدُ : فَيَااَ يُّهَاالنَّاسُ !! اِتَّقُوااللهَ تَعَالىَ. وَذَرُوالْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَوَمَابَطَنْ. وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ. وَاعْلَمُوْااَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَفِيْهِ بِنَفْسِهِ. وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ. فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاًعَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَاالَّذِيْنَ آمَنُوْاصَلُّوْاعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْاتَسْلِيْمًا. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. كَمَاصَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ. في ِالْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌمَجِيْدٌ
اَللّهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِالرَّاشِدِيْنَ سَيّدِنَا اَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ سَائِرِاَصْحَابِ نَبِيِّكَ اَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِى التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَاوَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ. اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّاالْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ. وَسُوْءَالْفِتَنِ مَاظَهَرَمِنْهَا وَمَابَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَاخَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِبَلاَدِالْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَااَتِنَافِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Demikian Khutbah Jumat Maulid Nabi Muhammad SAW yang dapat kami share.

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Idul Adha

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Idul Adha - Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni tanggal 9 bulan Dzulhijah pada kalender Islam Qamariyah/Hijriyah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin yang tidak menjalankan ibadah haji.

Kesunnahan puasa Arafah tidak didasarkan adanya wukuf di Arafah oleh jamaah haji, tetapi karena datangnya hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Maka bisa jadi hari Arafah di Indonesia tidak sama dengan di Saudi Arabia yang hanya berlainan waktu 4-5 jam. Ini tentu berbeda dengan kelompok umat Islam yang menghendaki adanya ‘rukyat global’, atau kelompok yang ingin mendirikan khilafah islamiyah, dimana penanggalan Islam disamaratakan seluruh dunia, dan Saudi Arabia menjadi acuan utamanya.

Keinginan menyamaratakan penanggalan Islam itu sangat bagus dalam rangka menyatukan hari raya umat Islam, namun menurut ahli falak, keinginan ini tidak sesuai dengan kehendak alam atau prinsip-prinsip keilmuan. Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Qamariyah atau Hijriyah berlaku secara nasional, yakni rukyat yang diselenggarakan di dalam negeri masing-masing dan berlaku satu wilayah hukum. Ini juga berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad SAW sendiri.


Adapun tentang fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah didasarkan pada hadits berikut ini:

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)

Puasa Tarwiyah

Tarwiyah berkaitan erat dengan peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim AS yang bermimpi diperintah Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Pada hari itu, hari ke-8 bulan Dzulhijjah, ia merenung dan berpikir (rawwa-yurawwi-tarwiyah) tentang takwil mimpi menyembelih putra kesayangannya sendiri. Pada hari ke-9, ia mendapati takwil mimpi yang membuatnya tahu (‘arafa) akan makna mimpi tersebut, sehingga disebut dengan Hari Arafah. Sedangkan pada hari ke-10, ia melaksanakan perintah dalam mimpi itu, yakni menyembelih (nahara) putranya, sehingga disebut hari Nahr.

Adajuga pendapat yang mengatakan, dinamakan hari Tarwiyah karena pada hari itu orang-orang mengenyangkan diri dengan minum air (rawiya, irtawa) untuk persiapan ibadah selanjutnya.

Sementara puasa Tarwiyah dilaksanakan pada hari Tarwiyah yakni pada tanggal 8 Dzulhijjah. Ini didasarkan pada satu redaksi hadits yang artinya bahwa Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun. Dikatakan hadits ini dloif (kurang kuat riwayatnya) namun para ulama memperbolehkan mengamalkan hadits yang dloif sekalipun sebatas hadits itu diamalkan dalam kerangka fadla’ilul a’mal (untuk memperoleh keutamaan), dan hadits yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah aqidah dan hukum.

Adpun Niat Puasa Tarwiyah Dalam Bahasa Arab dan Latinnya

نويت صوم ترويه سنة لله تعالى

NAWAITU SHAUMA TARWIYAH, SUNNATAL LILLAHI TA'ALA
“Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah


نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

NAWAITU SHAUMA ARAFAH, SUNNATAL LILLAHI TA'ALA
“Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”

demikian pengertian tentang puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, semoga bermanfaat, Adapun untuk lebih jelasnyan tentang puasa-puasa yang di sunnatkan seperti puasa sunnah senin kamis

Lafadz Atau Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Serta Do'a Bukanya

Lafadz Atau Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Serta Do'a Bukanya - Alhamdulillah, sebentar lagi kita akan memasuki awal bulan rajab,maka kita selaku umat muslim disunnahkah untuk menunaikan beribadah puasa sunnah yaitu puasa rajab. Mengenai untuk bacaan lafadz kemauan puasa sunah rajab bakal kami berbagi pada saat ini.

Ada banyak keutamaan serta faedah untuk orang yang berpuasa di bulan rajab. Seperti sabda Rasulullah SAW yang berarti : " Siapa saja berpuasa pada bln. rajab satu hari jadi laksana ia puasa sepanjang satu bulan, apabila puasa 7 hari jadi ditutuplah untuk dia 7 pintu neraka jahannam, apabila puasa 8 hari jadi dibukakan untuk dia 8 pintu surga. Apabila puasa 10 hari, jadi Allah bakal mengabulkan semuanya permintaannya ". (HR. At-Tabrhani). Diluar itu ada banyak lagi keutamaan-keutamaan dari puasa di bulan rajab.

Tetapi pada saat ini kami akan tidak membahasnya lebih jauh mengenai keutamaan puasa rajab (mungkin saja dipertemuan selanjutnya).

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN FII SYAHRI RAJABI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA

Berarti : Saya kemauan puasa keesokan hari di bln. rajab sunah lantaran Allah Ta'ala

Tersebut Lafadz Kemauan Puasa Rajab Komplit Arab, Latin serta Berarti. Jadi, mulai malam ini kita dapat mengamalkannya, membaca kemauan puasa rajab waktu sahur.


     
Seperti yang kita kenali, bulan rajab adalah bulan ke-tujuh dari tanggalan hijriyah. Di mana sebagian bulan lagi bermakna umat muslim bakal masuk bln. Suci Ramadhan. Oleh karena itu, menunaikan beribadah puasa sunnah Senin Kamis terkecuali banyak keutamaan yang bisa didapat, puasa bulan ini dapat sebagai bentuk dalam menyiapkan rohani untuk Ramadhan.

  •  Diriwayatkan kalau apabila Rasulullah SAW masuk bln. Rajab beliau berdo’a : “Ya, Allah berkahilah kami di bln. Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bln. Ramadhan. ” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  • “Siapa saja berpuasa pada bln. Rajab 1 hari, jadi laksana ia puasa selama sebulan, kalau puasa 7 hari jadi ditutuplah buat dia 7 pintu neraka Jahim, kalau puasa 8 hari jadi dibukakan buat dia 8 pintu surga, kalau puasa 10 hari jadi digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan. ”
  • Riwayat al-Thabarani dari Sa’id bin Rasyid : “Barangsiapa berpuasa 1 hari di bln. Rajab, jadi ia laksana berpuasa setahun, kalau puasa 7 hari jadi ditutuplah buat dia pintu-pintu neraka jahanam, kalau puasa 8 hari dibukakan buat dia 8 pintu surga, kalau puasa 10 hari, Allah bakal mengabulkan seluruhnya permintaannya.. ”
  • “Sesungguhnya di surga ada sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasa-rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa 1 hari pada bln. Rajab, jadi ia bakal dikaruniai minum dari sungai itu”.
  • Riwayat (dengan cara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda : “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku. ”
  • Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya lihat satu sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lantas saya ajukan pertanyaan pada Jibril a. s. : “Wahai Jibril buat siapakan sungai ini? ”Maka berkata Jibrilb a. s. : “Ya Muhammad sungai ini yakni untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bln. Rajab ini” 
Mungkin artikel tentang Lafadz Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab di cukupkan sekian, semoga bermanfaat Amiin