Cara Dan Niat Mandi wajib Setelah Haid Bagi Wanita Dengan Sempurna

Mandi wajib haid adalah rutinitas setiap wanita yang pasti akan di lakukan minimal setidaknya 1 bulan sekali sebagaimana umumnya masa terjadinya haid datang setiap satu bulan. Bagi perempuan yang sedang berada pada masa tersebut memang terdapat kemurahan dalam hal beribadah di mana dia tidak boleh sholat dan tidak perlu mengqadhanya, serta tidak di perbolehkan puasa namun mesti menggantinya di lain waktu. Mengapa di katakan kemurahan sebab biasanya wanita yang sedang haid keadaan tubuhnya kurang setabil sehingga apabila melakukan aktivitas akan sedikit kurang maksimal.

Sedangkan mengenai mandi wajib sesudah haid hukumnya adalah wajib dan apabila tidak segera di kerjakan maka haram baginya melakukan peribadahan misal salah satunya adalah sholat. Sehingga karena kewajiban ini berhubungan dengan permasalahan ibadah lain sudah tentu dalam pelaksanaannya pun harus benar-benar sesuai terpenuhi segala hal yang telah di syariatkan dan salah satunya harus membaca doa mandi wajib atau populer dengan sebutan niat. Selain juga harus memenuhi tata cara yang benar dan sempurna agar mandinya tersebut sah menurut agama.

Disadari atau tidak bahwa dalam hal mengenai mandi wajib ini kebanyakan orang menganggap hal biasa sehingga mereka dalam pelaksanaannya tidak memperhatikan bagaimana panduan yang benar, mungkin beranggapan bahwa mandi wajib atau besar sama dengan pada umumnya yang biasa di lakukan sehari-hari. Padahal untuk mandi besar ini memiliki tata cara khusus yang benar-benar harus di penuhi oleh orang yang mengerjakannya dalam arti tidak hanya sebatas untuk menyegarkan badan tetapi juga ada nilai ibadah wajib di dalamnya yang harus di perhatikan dengan baik.


Bahkan tidak hanya dalam mandi haid saja tetapi juga meliputi mandi junub dan setelah nifas serta wiladah (melahirkan) yaitu ada syarat rukun yang sama-sama harus di penuhi. Oleh karena itulah pembahsan ini satu persatu akan coba di perjelas bagaimana tata cara serta bacaan doa niat mandi wajib yang benar, agar dalam pelaksanaannya nanti sesuai dengan syariat agama, tidak mengerjakan asal-asalan, sehingga nanti mandipun benar-benar sempurna bernilai ibadah, dan yakin hal ini jarang di perhatikan oleh kebanyakan orang, entah tidak tahu atau bagaimana.

Untuk tata cara mandi wajib pertama yang harus di lakukan yaitu mambaca basmalah dan berniat saat basuhan pertama, kemudian terlebih dahulu membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangannya masing-masing 3 kali, lalu bersihkan dulu kemaluan dan apabila ada najis yang menempel jangan lupa bersihkan dulu, selanjutnya berwudhu sebagaimana ketika akan sholat, Selanjutnya basuhlah tubuh mulai dari pundak ke kepala dan di mulai bagian kanan terlebih dahulu, jangan lupa rambut harus di gosok-gosok agar air sampai ke kulit bawah rambut, serta kulit yang ada di bawah kuku juga harus terbasuh dengan air.

Apabila sudah yakin tubuh seluruhnya telah terbasuh air maka di lanjut dengan membasuh kedua telapak kaki hingga mata kaki, serta di sunnahkan setelah selesai melakukan mandi wajib untuk tidak mengeringkan badan dengan pengering seperti handuk biarkan kering dengan sendirinya, serta di sunnahkan juga melakukannya dengan tertib. Silahkan pahami tata cara dari mandi wajib di atas dengan baik agar bisa di amalkan pada waktunya, dan berikut adalah niat mandi haid secara lengkap.

Niat Mandi Wajib Setelah Haid

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى


Nawaitul ghusla lirof'i khadzasil khaidi lillahi ta'aala


Artinya : Saya niat mandi untuk menghilangkan hadats haid karena Allah Ta'ala


Sebenarnya ada banyak hal yang harus di pahami, tidak hanya sekedar setelah niat mandi haid saja tetapi juga bagaimana hukum rambut yang jatuh atau rontok ketika haid, apakah harus di kumpulkan dan di bawa ikut mandi besar, serta apakah bagaimana hukumnya mencukur atau memotong kuku ketika haid. Akan tetapi pembahsan tersebut akan panjang sekali, mungkin lain kesempatan akan coba di erjelas lagi hingga tuntas. Dan untuk saat ini cukup sampai pembahsan cara doa niat mandi wajib setelah haid bagi wanita dengan sempurna, silahkan pelajari dengan benar.

Niat Puasa Sunnah Rajab 2018 Arab, Latin Sekaligus Pengertainnya

Niat Puasa Sunnah Rajab 2018 Arab Latin Sekaligus Pengertainnya-Bulan Rajab merupakan salah satu di antara bulan-bulan haram (bulan suci yang dihormati) dalam Islam. Ia merupakan bulan ketujuh dalam kalender hijriah. Dengan memasuki bulan Rajab, berarti tanda-tanda kedatangan bulan Ramadhan semakin dekat. Artinya bulan ini merupakan starting awal bagi seorang hamba untuk mempersiapkan diri dalam rangka menyambut bulan puasa. Bahkan sebagian ulama salaf, pada bulan tersebut senantiasa berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

 Artinya : Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.

Tak perlu cemas bila kamu masih bingung dengan lafadz Niat Puasa Rajab, kami akan menyuguhkah lafadz niatnya berikut. Sebelumnya, ada beberapa keutamaan dan manfaat yang luar biasa bagi kaum musllim yang menjalankan puasanya pada bulan rajab.


Sebagaiman yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW yang artinya: “Barang siapa berpuasa pada bulan rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahannam, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari, maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya”. (HR. At-Tabrhani).

Karena itulah banyak dari kau muslim yang menganggap bulan rajab adalah bulan yang penuh dengan kemliaan selain bulan suci Ramadhan. Maka dari itu, sebagai kaum muslm sebaiknya lebih banyak melakukan amalan baik di bulan ini.

Salah satunya dengan melaksanakan amalan berpuasa di bulan rajab. Memang jika dilihat sekilas, melakukan puasa di bulan rajab tidak berbeda dengan melakukan puasa sunnah yang lainnya, seperti puasa sunnah Senin-Kamis.

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma ghodin fii syahri rajabi sunnatan lillahi ta’aalaa

Artinya : Saya niat puasa esok hari di bulan rajab sunah karena Allah Ta’ala

Itulah mengenai tentang Niat Puasa Sunnah Rajab di dalam artikel ini, semoga ada bermanfaat bagi anda yang membacanya Amiin.

Bacaan Niat Sholata Sunnah Istkharah Serta Do'anya

Bacaan Niat Sholata Sunnah Istkharah Serta Do'anya - Sholat merupakan salah satu kewajiban bagi unat islam yang mana Alloh telah memerintahkan kepada seluruh umat muslim di muka bumi.Sesungguhnya kita umat manusia adalah makhluk yang lemah dan sangat butuh pada pertolongan Allaah dalam setiap urusan, satu hal yang mesti diyakini bahwa manusia tidak mengetahui perkara yang ghoib, selain dari pertolongan Allaah, Manusia tidak mengetahui manakah yang baik dan buruk pada kejadian pada masa akan datang kecuali setelah mendapat petunjuk dari Allaah. Oleh karena itu, di antara hikmah Allah Ta’ala kepada hamba-Nya, Dia mensyariatkan do’a supaya seorang hamba dapat memohon pada Rabbnya untuk dihilangkan kesulitan dan diperolehnya kebaikan.

Seorang muslim memiliki pengetahuan dan tidak ada keraguan sedikit pun tentang Al Quran dan perintah - perintah Allaah serta meyakini bahwa yang mengatur segala urusan adalah Allaah Ta’ala. Dialah yang menakdirkan dan menentukan segala sesuatu sesuai yang dia kehendaki pada hamba-Nya.

Shalat Istikharah adalah sholat sunnah yang biasa dikerjakan untuk meminta petunjuk Allah bagi mereka yang sedang berada di antara beberapa pilihan dan merasa ragu untuk memilih atau saat akan memutuskan sesuatu hal. permasalahan dalam hal ini tidak dibatasi, seseorang dapat sholat istikharah untuk menentukan dimana ia kuliah, siapa atau jalan mana yang lebih cocok bagi seseorang dan atau jika menyangkut pekerjaan maka perusahaan mana yang lebih baik dipilih. Setelah shalat istikharah dilaksanakan maka dengan izin Allah pelaku akan diberi kemantapan hati dalam hal memilih apa yang terbaik bagi dirinya.


Pada dasarnya shalat istikharah bisa dilaksanakan kapan saja, akan tetapi lebih dianjurkan pada waktu sepertiga malam yang terakhir. Niat yang dibaca pada shalat ini, sebagaimana juga sholat sunnah yang lain cukup diucapkan didalam hati, adapun jika dengan lisan maka cukuplah terdengar oleh diri sendiri saja, yang terpenting adalah dengan disertai niat hanya semata karena Allah Ta'ala dan memohon semata - mata kepada Allaah Subhanahu Wata'ala dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan Ridho-Nya.

Sholat istikharah boleh dan atau bisa dikerjakan dengan paling sedikit 2 rakaat atau hingga dua belas rakaat dengan sekali salam pada tiap tiap 2 raka'at.

Bacaan Niat Sholta Istkharah


أُصَلِّي سُنَّةَ اْلإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْن لِلَّهِ تَعَال

 "Usholli sunnatan istikharati ra’ataini lillahita'ala."
 Arti dari niat ini adalah aku berniat menunaikan sholat istikharah dua rakaat karena Allah Ta’la.

 Setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, membaca Surah Al-A'laa (1 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, baca 1 Surah Al Qadr (1 kali), dan atau jika mengerjakan lebih dari 2 raka'at setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat yang pertama, baca ayat Al-Kursi (7 kali). Selepas membaca Al-Fatihah pada rakaat yang kedua, baca Surah Al-Ikhlas (11 kali). dan surah - surah pendek yang lain.
Setelah salam dilanjutkan dengan berdzikir dengan memohon kepada Allah dengan memperbanyak bacaan Asma'ul husna diantaraya (Ya Shamad , Ya Qadir , Ya Latifu , Ya Khabir, Ya 'Aliyyu, Ya Adzim , Ya Syami'u Ya Bashir) kemudian dilanjutkan dengan bacaan do'a shalat istikharah denga memohon petunjuk dan mengutarakan masalah yang dihadapi.

Bacaan Do'a Istkharah

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ. فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَخَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَشَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْلِى الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ
" Allahumma inni astaghiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka, wa asaluka min fadhlikal ‘adhiim fainnaka taqiru wala aqdiru, wa na’lamu wa la a’lamu, wa anta ‘alamul ‘udzub, allahumma ingkungta ta’lamu annahadhal amra (sebutkan sesuatu yang membimbangkan hati) wayusamma khajatahu (ucapkan apa yang menjadi keinginan dalam melaksanakan sholat istikharah) fauqdurhu liwayasirhu tsuma barik lifih, wa ingkunta ta’lam ana hadzal amri syarun li fi dini wama ‘asyi wa akibati amri faisrifhu ‘ani wa ishrifni nahu wa uqdurli alkhaira haitsu kanna tsuma ardhini bih. "

Artinya :Ya Tuhan hamba memohon pada Engkau pilihkanlah mana yang baik bagi hamba menurut Engkau, hamba mohon kepada Engkau berikanlah kepastian dengan ketentuan Allah dan hamba mohon kemurahan dari Allah yang besar dan agung karena hanya Allah yang berkuasa sedangkan hamba tidak tahu menahu, hanya Allah yang mengetahui semua yang tersembunyi. Ya Tuhan, jika Allah tahu mengenai persoalan (sebutkan persoalan yang sedang dialami) baik untuk hamba dan baik juga akibat yang ditimbulkannya maka berikanlah perkara ini pada hamba dan mudahkanlah semuanya untuk hamba, berikanlah keberkahan pada hamba, penghidupan hamba. Jika hal ini tidak baik untuk hamba maka jauhkanlah dari hamba, jauhkanlah hamba dari semua hal yang berhubungan dengannya dan berilah hamba kerelaan atas anugerah yang diberikan-Mu.

Ada Sebuah hadits yang menerangkan tentang do'a setelah shalat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do'a tersebut dalam bahasa Indonesianya adalah sebagai berikut :

"Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagi dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan dimana pun kebaikan itu berada dan Ridhailah aku dengan kebaikan itu". (HR Al Bukhari)

Fadhilah dan atau manfaat serta kegunaan dari shalat istikharoh di samping untuk lebih mendekatkan diri lagi kepada Allaah Subhanahu Wata'ala sebagai keinginan taqarrub kepada-Nya, sholat sunnah Istikharah juga bermanfaat untuk membebaskan diri dari rasa keragu-raguan dan kebingungan dalam rangka menentukan sebuah pilihan yang paling baik dan paling bagus, baik menurut pandangan hukum agama maupun agar tidak kecewa atau menyesal di kemudian hari setelah menentukan pilihan, terhadap sesuatu yang dipilih.

Shalat istikharah juga sebagai wujud ketidakmampuan seorang hamba dalam mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi dalam hidup terutama yang berkenaan dengan permasalahan dalam rangka menetukan sesuatu yang lebih dari satu pilihan, hendaknyalah semuanya kita kembalikan kepada Allaah Subhanahu Wata'ala dengan artian memohon dan merendahkan diri kepada-Nya, karena hanya Dialah yang Maha Mengetahui , Maha Memberi Pertolongan dan Raja Segala Raja yang paling patut untuk diminta.

Mungkin mengenai tentang Niat Sholat Sunnah Istkharah Dan do,anya dicukupkan sekian, semoga bermanfaat Amiin. dan baca juga artikel tentang sholat Tahajud lengkap dengan do,anya

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Idul Adha

Bacaan Niat Puasa Sunnah Tarwiyah dan Arafah Idul Adha - Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada hari Arafah yakni tanggal 9 bulan Dzulhijah pada kalender Islam Qamariyah/Hijriyah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi kaum Muslimin yang tidak menjalankan ibadah haji.

Kesunnahan puasa Arafah tidak didasarkan adanya wukuf di Arafah oleh jamaah haji, tetapi karena datangnya hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Maka bisa jadi hari Arafah di Indonesia tidak sama dengan di Saudi Arabia yang hanya berlainan waktu 4-5 jam. Ini tentu berbeda dengan kelompok umat Islam yang menghendaki adanya ‘rukyat global’, atau kelompok yang ingin mendirikan khilafah islamiyah, dimana penanggalan Islam disamaratakan seluruh dunia, dan Saudi Arabia menjadi acuan utamanya.

Keinginan menyamaratakan penanggalan Islam itu sangat bagus dalam rangka menyatukan hari raya umat Islam, namun menurut ahli falak, keinginan ini tidak sesuai dengan kehendak alam atau prinsip-prinsip keilmuan. Rukyatul hilal atau observasi bulan sabit yang dilakukan untuk menentukan awal bulan Qamariyah atau Hijriyah berlaku secara nasional, yakni rukyat yang diselenggarakan di dalam negeri masing-masing dan berlaku satu wilayah hukum. Ini juga berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad SAW sendiri.


Adapun tentang fadhilah atau keutamaan berpuasa hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah didasarkan pada hadits berikut ini:

صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكَفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمُسْتَقْبَلَةً وَصَوْمُ عَاشُوْرَاَء يُكَفِّرُ سَنَةً مَاضِيَةً

Puasa hari Arafah menebus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang dan puasa Asyura (10 Muharram) menebus dosa setahun yang telah lewat. (HR Ahmad, Muslim dan Abu Daud dari Abi Qotadah)

Puasa Tarwiyah

Tarwiyah berkaitan erat dengan peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim AS yang bermimpi diperintah Allah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Pada hari itu, hari ke-8 bulan Dzulhijjah, ia merenung dan berpikir (rawwa-yurawwi-tarwiyah) tentang takwil mimpi menyembelih putra kesayangannya sendiri. Pada hari ke-9, ia mendapati takwil mimpi yang membuatnya tahu (‘arafa) akan makna mimpi tersebut, sehingga disebut dengan Hari Arafah. Sedangkan pada hari ke-10, ia melaksanakan perintah dalam mimpi itu, yakni menyembelih (nahara) putranya, sehingga disebut hari Nahr.

Adajuga pendapat yang mengatakan, dinamakan hari Tarwiyah karena pada hari itu orang-orang mengenyangkan diri dengan minum air (rawiya, irtawa) untuk persiapan ibadah selanjutnya.

Sementara puasa Tarwiyah dilaksanakan pada hari Tarwiyah yakni pada tanggal 8 Dzulhijjah. Ini didasarkan pada satu redaksi hadits yang artinya bahwa Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan dosa satu tahun, dan puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun. Dikatakan hadits ini dloif (kurang kuat riwayatnya) namun para ulama memperbolehkan mengamalkan hadits yang dloif sekalipun sebatas hadits itu diamalkan dalam kerangka fadla’ilul a’mal (untuk memperoleh keutamaan), dan hadits yang dimaksud tidak berkaitan dengan masalah aqidah dan hukum.

Adpun Niat Puasa Tarwiyah Dalam Bahasa Arab dan Latinnya

نويت صوم ترويه سنة لله تعالى

NAWAITU SHAUMA TARWIYAH, SUNNATAL LILLAHI TA'ALA
“Saya niat puasa Tarwiyah, sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah


نويت صوم عرفة سنة لله تعالى

NAWAITU SHAUMA ARAFAH, SUNNATAL LILLAHI TA'ALA
“Saya niat puasa Arafah, sunnah karena Allah ta’ala.”

demikian pengertian tentang puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, semoga bermanfaat, Adapun untuk lebih jelasnyan tentang puasa-puasa yang di sunnatkan seperti puasa sunnah senin kamis

Lafadz Atau Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Serta Do'a Bukanya

Lafadz Atau Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab Serta Do'a Bukanya - Alhamdulillah, sebentar lagi kita akan memasuki awal bulan rajab,maka kita selaku umat muslim disunnahkah untuk menunaikan beribadah puasa sunnah yaitu puasa rajab. Mengenai untuk bacaan lafadz kemauan puasa sunah rajab bakal kami berbagi pada saat ini.

Ada banyak keutamaan serta faedah untuk orang yang berpuasa di bulan rajab. Seperti sabda Rasulullah SAW yang berarti : " Siapa saja berpuasa pada bln. rajab satu hari jadi laksana ia puasa sepanjang satu bulan, apabila puasa 7 hari jadi ditutuplah untuk dia 7 pintu neraka jahannam, apabila puasa 8 hari jadi dibukakan untuk dia 8 pintu surga. Apabila puasa 10 hari, jadi Allah bakal mengabulkan semuanya permintaannya ". (HR. At-Tabrhani). Diluar itu ada banyak lagi keutamaan-keutamaan dari puasa di bulan rajab.

Tetapi pada saat ini kami akan tidak membahasnya lebih jauh mengenai keutamaan puasa rajab (mungkin saja dipertemuan selanjutnya).

Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHOUMA GHODIN FII SYAHRI RAJABI SUNNATAN LILLAAHI TA'AALAA

Berarti : Saya kemauan puasa keesokan hari di bln. rajab sunah lantaran Allah Ta'ala

Tersebut Lafadz Kemauan Puasa Rajab Komplit Arab, Latin serta Berarti. Jadi, mulai malam ini kita dapat mengamalkannya, membaca kemauan puasa rajab waktu sahur.


     
Seperti yang kita kenali, bulan rajab adalah bulan ke-tujuh dari tanggalan hijriyah. Di mana sebagian bulan lagi bermakna umat muslim bakal masuk bln. Suci Ramadhan. Oleh karena itu, menunaikan beribadah puasa sunnah Senin Kamis terkecuali banyak keutamaan yang bisa didapat, puasa bulan ini dapat sebagai bentuk dalam menyiapkan rohani untuk Ramadhan.

  •  Diriwayatkan kalau apabila Rasulullah SAW masuk bln. Rajab beliau berdo’a : “Ya, Allah berkahilah kami di bln. Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, serta sampaikanlah kami pada bln. Ramadhan. ” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
  • “Siapa saja berpuasa pada bln. Rajab 1 hari, jadi laksana ia puasa selama sebulan, kalau puasa 7 hari jadi ditutuplah buat dia 7 pintu neraka Jahim, kalau puasa 8 hari jadi dibukakan buat dia 8 pintu surga, kalau puasa 10 hari jadi digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan. ”
  • Riwayat al-Thabarani dari Sa’id bin Rasyid : “Barangsiapa berpuasa 1 hari di bln. Rajab, jadi ia laksana berpuasa setahun, kalau puasa 7 hari jadi ditutuplah buat dia pintu-pintu neraka jahanam, kalau puasa 8 hari dibukakan buat dia 8 pintu surga, kalau puasa 10 hari, Allah bakal mengabulkan seluruhnya permintaannya.. ”
  • “Sesungguhnya di surga ada sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasa-rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa 1 hari pada bln. Rajab, jadi ia bakal dikaruniai minum dari sungai itu”.
  • Riwayat (dengan cara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda : “Rajab itu bulannya Allah, Sya’ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku. ”
  • Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya lihat satu sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lantas saya ajukan pertanyaan pada Jibril a. s. : “Wahai Jibril buat siapakan sungai ini? ”Maka berkata Jibrilb a. s. : “Ya Muhammad sungai ini yakni untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bln. Rajab ini” 
Mungkin artikel tentang Lafadz Bacaan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab di cukupkan sekian, semoga bermanfaat Amiin

    Cara Mengerjakan Sholat Sunnah Tolak Bala Lengkap Doanya

    Cara Mengerjakan Sholat Sunnah Tolak Bala Lengkap Doanya, Sholat sunat tolak bala memohonkan kepada Allah SWT. supaya menghindar dari bala dan musibah yang dilakukannya kapan saja kecuali waktu yang dilarang oleh syari'at untuk melaksanakannnya. Sholat tolak bala sudah menjadi kebiasaan oleh seluruh umat Islam yang biasa melaksanakannya, yaitu pada waktu yang sudah di tentukan pada hari rabu terakhir bulan safar tahun Hijriyah dilakukannya pada pagi hari sesudah sholat Isyraq,Isti'adzah dan Istikharah.


    Sholat sunat tolak bala bisa dilaksanak 4 rakaat 2 Salam. Niatnya :

    اُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلاَءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

    Saya sholat sunnah untuk tolak bala dua rakaat karna allah.

    Setiap rakaat setelah fatihah membaca :
    - Surat al-Kaustar 17 kali,
    - Surat al-Ikhlash 5 kali,
    - Surat al-Falaq dan an-Nas masing-masing 1 kali

    Sebelum melaksanakan sholat membaca istighfar :

    اَسْتَغْفِرُالله الْعَظِيمْ اَلَّّذِيْ لَاإِلَهَ إلاَّ هُوَالْحَىُّ الْقَيُّومُ وَاَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لآيَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا ولآنَفْعًاوَلآمَوْتًا ولآحَيَاتًا وَلآنُشُورًا

    (Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

    Do’a setelah sholat Tolak Bala


    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمْ يَاشَدِيْدُالْقُوَّى وَيَاشَدِيْدَالْمِحَالِ اّللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُبِكَ بِكَلِمَتِكَ التَّّآمَّاتِ كُلِّهَا مِنَ الرِّيحِ الْاَحْمَرِ وَمِنَ

    الدَّاءِ الْاَكْبَرِ فِي النَّفْسِ وَالدَّمِّ وَاللَّحْمِ وَالْعُظْمِ وَالْْجُلُوْدِ وَالْعُرُوقِ سُبْحَانَكَ إِذَاقَضَيْتَ اَمْرًا أَنْتَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونَ , اَللهُ اَكْبَرْ

    اَللهُ اَكْبَرْ اَللهُ اَكْبَرْ برحمتك يآارحم الرّا حمين

    “Ya Alloh, aku berlindung kepada-Mu dengan kalimat-Mu yang sempurna dari angin merah dan penyakit yang besar di jiwa, daging, tulang dan urat. Maha Suci Engkau apabila memutuskan sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah” maka “jadilah ia”.

    Adapu pun Salah satu bentuk wafaq/rajahan yang dipakai untuk dicampurkan di tempat air mandi/air minum di saat hari rabu wekasan :


    Catatan :
    Amaliyah di atas sudah dilaksanakan ratusan tahun oleh para ahli tarekat sufi... bagi saudara yang kurang sepaham hendaknya saling menghargai pendapat masing-masing dan toleransi dalam beribadah sesuai keyakinan masing-masing...
    “lanaa a’maalunaa wa lakum a’maalukum. Laa hujjata bainanaa wa bainakum, Allahu yajma’u bainanaa wailaihil mashiir ”
    Bagi kami amal-amal kami dan bagi kamu amal-amal kamu. Tidak ada pertengkaran antara kami dan kamu, Allah mengumpulkan antara kita dan kepada-Nya lah kembali (kita)" (QS.42:15)

    Mungkin Untuk artkel tentang pelaksanaan sholat tolak bala di cukupkan sekian semoga bermanfaat Amiin... Pelajari juga doa menjenguk orang sakit yang telah kami bagikan pada artikel yang telah di publishkan sebelumnya.